Monday, January 1, 2018

Review Suka Suka

Tokyo Ghoul : Live Action Movie

Halo Hola

Sore ini karena nggak ada kegiatan, aku iseng-iseng googling buat cari info tentang film terbaru. Ternyata nih, ketemunya film jepang, sempat gak percaya sih sama judulnya "Tokyo Ghoul : Live Action Movie". 

Beneran Tokyo Ghoul ada versi Live Action nih. Alasan nggak percaya karena versi animenya bener-bener berandal banget isinya, entah itu pembunuhan lah, pembantaian, aksi kanibalisme dan lainnya deh yang serem. Karena penasaran sama jalan ceritanya, langsung aja aku tonton dan review sekalian disini.

Oh iya sebelum aku lanjut nih. Aku peringatkan ya, di dalam film ini banyak beberapa adegan penuh kekerasan dan kriminalitas jadi film ini dikategorikan ke film Dewasa dan perlu pengawasan untuk anak dibawah umur. Untuk kalian anak-anak yang masih dibawah umur, aku sarankan untuk pilih tontonan sesuai umur kalian dan jangan lihat film ini ya. T.T


Tokyo Ghoul : Live Action Movie Poster

Sinopsis.

Kaneki Ken, seorang mahasiswa yang pendiam dan suka penyendiri sering menghabiskan waktunya bersama Hide, temannya sejak SD hingga kini di Cafe  bernama "Anteiku". Diam-diam, Kaneki memperhatikan dan menyukai seorang wanita yang juga kutu buku dan secara kebetulan sama-sama menyukai novel karya penulis terkenal Sen Takatsuki. Wanita itu bernama Rize.

Sampai suatu hari, Kaneki Ken sangat senang karena berani mengajak Rize kencan dan membicarakan banyak hal tentang Novel favorit mereka sampai-sampai Kaneki tidak menyadari hal buruk dan sangat buruk akan datang padanya. Sepulang mereka dari Cafe, Rize memeluk erat Kaneki secara tiba-tiba dan membuat hati Kaneki berdebar. 

Kaneki lengah hingga akhirnya hal paling menyeramkan datang menghampirinya. Rize tiba-tiba menggigit dan mengunyah daging bahu Kaneki. Ia berteriak sekeras-kerasnya tapi tak ada satupun yang menolong. Akhirnya kini Kaneki tahu kalau Rize adalah Ghoul.

Ghoul sendiri adalah makhluk kanibal yang menyerupai manusia. Mereka hidup diantara manusia dan memakan manusia bahkan sesama Ghoul. Mereka sangat haus akan darah dan daging manusia. 

Takdir masih menyelamatkan Kaneki, karena saat Rize menyerang dan hendak memakan Kaneki. Rize tertimpa besi-besi panjang konstruksi dan akhirnya meninggal. 

Setelah pulih dan keluar dari Rumah Sakit, Kaneki menjalani hari seperti biasa namun tanpa ia sadari, indera perasa Kaneki sudah tidak seperti dulu lagi. Ia tidak bisa memakan makanan atau meminum apa yang dia suka hingga akhirnya ia mengetahui fakta mengerikan bahwa sebagian tubuh Rize di donorkan ke Kaneki untuk membuatnya bertahan hidup.

Mau tidak mau, ia harus mengakui dirinya sebagai setengah Ghoul dan setengah manusia. Tubuhnya memang manusia tetapi ia memiliki jiwa seorang Ghoul yang selalu haus akan darah dan daging manusia. Menyerah dan tak tahu harus kemana untuk terus bertahan hidup dan mencari makan, hingga akhirnya ia berhenti di Cafe "Anteiku", disitulah perjalanan hidup barunya bermula.

Ulasan.

Ini ulasan aku secara jujur ya. Maafkan bagi kalian penggemar Jepang yang mungkin tidak merasakan hal yang sama atau berpendapat lain. Disini aku cuman ngebahas secara singkat aja entah dari pemain atau kesamaan cerita sama animenya. Nggak bakalan cerita jauh-jauh tentang  alur filmnya karena gak seru dong, kalian harus lihat langsung *hihihi*

Peran utama di Film Live Action satu ini namanya Masataka Kubota. Aku pernah tahu aktor ini juga main di Death Note Live Action sebagai Light Yagami. Entah kenapa kalau dari segi wajah atau penampilan, si Masataka ini kurang wah atau kurang macho gitu. Tapi kalau masalah akting sudah nggak perlu ditanya lagi. Menurutku pribadi akting dia disini bagus banget. Apalagi waktu adegan si Kaneki benar-benar kelaparan dan butuh banget makan sampai-sampai dia berpikir buat makan manusia alias makhluk sebangsanya sendiri.

Live Action satu ini benar-benar Live Action sih menurut aku karena cerita dan karakternya nggak ada yang berubah dari versi Anime. Mungkin ada satu-dua adegan yang gak mirip tapi masih bisa ditolerir lah. Sampe-sampe adegan kanibalismenya juga persis. *maaf ya agak frontal sedikit*

Mungkin bagi kalian yang nggak suka dengan adegan Thriller atau berdarah-darah, jangan nonton film ini. Karena balik lagi, aksi kanibalisme sama bantai-membantai disini banyak banget dan bikin merinding pastinya. Tapi entah kenapa ya, penilaian aku untuk film ini 4 dari 5. Alasannya banyak banget karena ceritanya keren, nggak jauh dari anime, akting pemainnya luar biasa, ceritanya anti-mainstream, semuanya PAS! sampai-sampai aku nagih dan berharap ada season kedua. 

Lagi-lagi nih, bagi kalian yang mungkin nggak suka dengan versi Live Action karena adegannya terlalu sopan dan rasa penasaran kalian tidak terbayar mending kalian lihat langsung versi animenya dari Season 1 hingga 2. Pemainnya lebih lengkap dan adegannya lebih seru karena ceritanya juga lebih detail *hehehe*.

Trailer.




Catatan Kecil :
Sekali lagi aku peringatkan ya, tontonan ini bukan tontonan yang bagus untuk anak di bawah umur. Jadi tidak disarankan untuk melihat adegan di film atau anime ini tanpa pengawasan. 
Silakan komentar dan beri saran kalau saja ada yang mengganjal di hati kalian tentang tulisan saya,

Terima kasih,
Salam

Dariku,

No comments:

Post a Comment

Sedihnya, Go Ji-Yong dan Seung Jae Dikonfirmasi Akan Meninggalkan Ragam Acara "The Return of Superman"

\ Sedihnya, Go Ji-Yong yang seringkali menunjukkan aksi lucunya bersama sang buah hati, Seung Jae dikonfirmasi akan segera meninggalka...

Fashion

Beauty

Travel